Senin, 13 Maret 2017

Tugas Soft Skill Pengantar Telematika 3

INOVASI TELEMATIKA
Nama                    :  Mochamad Fazri
NPM                     :   14110437
Kelas                     :   7 KA 13
Mata Kuliah          :   Pengantar  Telematika

Cloud Computing
Cloud computing atau yang seringkali hanya disebut sebagai cloud adalah era baru penggunaan resource komputer, baik itu hardware maupun software, yang ada di tempat lain (remote location) dan bisa diakses melalui internet network.
Ketika kita mengakses, menggunakan, dan memanfaatkan resource komputer di tempat lain melalui internet, sebenarnya kita tengah memanfaatkan cloud computing. Resource komputer yang ada di remote location tersebut bisa dishare dan digunakan oleh banyak orang melalui internet.
Model Layanan Cloud Computing
Cloud computing memiliki 4 macam model layanan, yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS), dan Network as a Service (Naas).
Infrastructur as a Service (IaaS)
Ini adalah model layanan cloud computing yang paling dasar, yaitu menyewakan resource komputer secara langsung. Layanan ini sering ditemui di web hosting seperti cloud server maupun cloud VPS (virtual server). Penggunaan teknologi cloud memungkinkan pengguna bisa membuat banyak virtual server atau mengatur tinggi rendahnya resource sesuai dengan keinginan mereka.
Contoh perusahaan yang menyediakan layanan ini adalah LinodeDigitalOceanGigeNet Cloud, dsb.
Platform as a Service (PaaS)
Di model layanan PaaS, cloud provider biasanya akan menyediakan computing platform yang meliputi sistem operasi, database, web server, dan programming language environment. Pengguna bisa mengembangkan aplikasi menggunakan platform yang telah disediakan. Pengguna juga bisa mengatur resource sesuai dengan kebutuhan mereka dengan mudah.
Contoh perusahaan yang menyediakan layanan PaaS adalah Cloud FoundryHerokuGoogle App EngineWindows Azure Cloud Service, dsb.
Software as a Service (SaaS)
SaaS inilah yang kini sedang marak berkembang dan seringkali kita temui secara langsung. Disini cloud provider akan menyediakan software atau aplikasi di cloud yang bisa diakses oleh pengguna melalui internet.
Pengguna tidak bisa mengakses infrastruktur atau platform tempat aplikasi berjalan, mereka hanya bisa mengakses, menjalankan dan memanfaatkan aplikasinya.
Contoh layanan SaaS ini antara lain: Microsoft Office 365Google AppsDropboxSkydrive, dsb.
Network as a Service (NaaS)
Disini cloud provider akan menyediakan network/konektivitas. Pengguna bisa menggunakan network atau konektivitas tersebut secara cloud. Contoh layanan yang menggunakan NaaS ini adalah VPN dan bandwidth on demand.
Itulah beberapa hal dasar seputar cloud computing yang menjelaskan tentang pengertian dan model layanan cloud computing.
VPN
VPN adalah singkatan Virtual Private Network, yaitu sebuah koneksi private melalui jaringan publik atau internetvirtual network berarti jaringan yang terjadi hanya bersifat virtual.. Private yaitu jaringan yang terbentuk bersifat private dimana tidak semua orang bisa mengaksesnya. Data yang dikirimkan terenkripsi sehingga tetap rahasia meskipun melalui jaringan publik. Jika menggunakan VPN kita seolah-olah membuat jaringan didalam jaringan atau biasa disebut tunnel. VPN menggunakan salah satu dari tiga teknologi tunneling yang ada yaitu: PPTP, L2TP dan standar terbaru, Internet Protocol Security (biasa disingkat menjadi IPSec). VPN merupakan perpaduan antara teknologi tunneling dan enkripsi.
Cara kerja VPN (dengan protokol PPTP) adalah sebagai berikut:
VPN membutuhkan sebuah server yang berfungsi sebagai penghubung antar PCServer VPN ini bisa berupa komputerdengan aplikasi VPN Server atau sebuah Router.
Untuk memulai sebuah koneksi, komputer dengan aplikasi VPN Client mengontak Server VPN, VPN Server kemudian memverifikasi username dan password dan apabila berhasil maka VPN Server memberikan IP Address baru pada komputer client dan selanjutnya sebuah koneksi / tunnel akan terbentuk.
Selanjutnya komputer client bisa digunakan untuk mengakses berbagai resource (komputer atau LAN) yang berada dibelakang VPN Server misalnya melakukan transfer data, ngeprint dokument, browsing dengan gateway yang diberikan dari VPN Server, melakukan remote desktop dan lain sebagainya.

Apakah Fungsinya VPN?
Teknologi VPN menyediakan tiga fungsi utama untuk penggunanya. Fungsi utama tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Confidentiality (Kerahasiaan)
    Teknologi VPN memiliki sistem kerja mengenkripsi semua data yang lewat melaluinya. Dengan adanya teknologi enkripsi ini, maka kerahasiaan Anda menjadi lebih terjaga. Biarpun ada pihak yang dapat menyadap data Anda yang lalu-lalang, namun belum tentu mereka bisa membacanya dengan mudah karena memang sudah diacak. Dengan menerapkan sistem enkripsi ini, tidak ada satupun orang yang dapat mengakses dan membaca isi jaringan data Anda dengan mudah.
  2. Data Integrity (Keutuhan Data)
    Ketika melewati jaringan Internet, data Anda sebenarnya sudah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Di tengah perjalanannya, apapun bisa terjadi terhadap isinya. Baik itu hilang, rusak, bahkan dimanipulasi isinya oleh orang-orang iseng. VPN memiliki teknologi yang dapat menjaga keutuhan data yang Anda kirim agar sampai ke tujuannya tanpa cacat, hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang lain.
  3. Origin Authentication (Autentikasi Sumber)
    Teknologi VPN memiliki kemampuan untuk melakukan autentikasi terhadap sumber-sumber pengirim data yang akan diterimanya. VPN akan melakukan pemeriksaan terhadap semua data yang masuk dan mengambil informasi source datanya. Kemudian alamat source data ini akan disetujui jika proses autentikasinya berhasil. Dengan demikian, VPN menjamin semua data yang dikirim dan diterima oleh Anda berasal dari sumber yang semestinya. Tidak ada data yang dipalsukan atau dikirimkan oleh pihak-pihak lain.

Tugas Softskill Pengantar Telematika 2

PERKEMBANGAN JARINGAN KOMPUTER SEBAGAI SARANA YANG DIGUNAKAN DALAM PROSES TELEMATIKA.

Page
1. Periode Rintisan
Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikan pun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas. Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.
Setahun sebelumnya di Amerika Serikat, tepatnya tanggal 1 Januari 1983, internet diluncurkan. Sejak ARPAnet (Advance Research Project Agency) dan NSFnet (National Science Foundation) digabungkan, pertumbuhan jaringan semakin banyak, dan pada pertengahan tahun, masyarakat mulai memandangnya sebagai internet.
Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di Indonesia dibuat oleh Jhonny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan perangkat “pesan” berbasis “unix”, “ethernet”, pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun- tahun tersebut, istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”,”ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka.


2. Periode Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an, terus berkembang.
Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama, beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi ini, salah satu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.
Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager, handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional – tv kabel Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Masa krisis ekonomi ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung gerakan moral reformasi, stasiun televisi yang syarat informasi seperti kantor berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu, kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan komunikasi (wartel), rental computer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21, menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital (digital divide).

3.Periode Aplikasi
Reformasi yang banyak disalah artikan, melahirkan gejala yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal, perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya, dengan harga murah. Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di sektor telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis. Terkait dengan hal tersebut, Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51% dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya.

Tugas Softskill Pengantar Telematika

INOVASI TELEMATIKA
Nama                    :   Mochamad Fazri
NPM                     :   14110437
Kelas                     :   7 KA 13
Mata Kuliah          :   Pengantar  Telematika

  • Definisi Telematika
Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa Perancis TELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi.
Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

  • Pemahaman Telematika
Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan onformatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.
Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia.

  • Layanan Informatika
Menurut RUU Kovergensi Telematika Penyelenggaraan Layanan Jaringan Telematika adalah kegiatan penyediaan konektivitas dasar dan bandwidth yang mendukung beragam aplikasi dan memungkinkan komunikasi antar jaringan. Penyelenggaraan Layanan Jaringan Telematika adalah kegiatan penyediaan layanan aplikasi telematika yang terdiri aplikasi pendukung kegiatan bisnis dan aplikasi penyebaran konten dan informasi. Aplikasi adalah layanan dasar dan/atau lalyanan nilai tambah yang ditambahkan pada layanan jaringan.

  • Layanan Telematika di Bidang Layanan Informasi
Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat menolah dan memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait  dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya.
Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.

  • Komponen

  1. Konselor
Ahli dalam pelayanan konseling adalah penyelenggara layanan informasi. Konselor menguasai sepenuhnya informasi yang menjadi isi layanan, mengenal baik peserta layanan dan kebutuhan akan informasi dan menggunakan cara-cara yang efektif.
  1. Peserta
Pesertalayanan informasi dapat berasal dari berbagai kalangan, siswa di sekolah, mahasiswa, anggota organisasi pemuda dan sosial politik, karyawan instansi dan dunia usaha/industri serta anggota-anggota masyarakat lainnya,.Pada dasarnya peserta layanan informasi pertama-tama menyangkut pentingnya isi layanan bagi(calon) peserta bersangkutan. Apabila seseorang tidak memerlukan informasi yang menjadi isi layanan informasi , ia tidak perlu menjadi peserta layanan.
  1. Informasi
Jenis, luas dan keadaan informasi yang menjadi isi layanan informasi sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan para peserta layanan. Dalam hal ini identifikasi keperluan akan penguasaan informasi tertentu oleh para (calon) peserta sendiri, konselor maupun pihak menjadi sangat penting.


  • PERAN TELEMATIKA
* Sebagai bidang usaha (Telematika menjadi core bisnis)
  1. Industri
  2. Perdagangan
  3. Jasa
* Sebagai penunjang usaha (Telematika sebagai enabler) :
  1. Efisiensi
  2. Peningkatan daya saing

  • KEGUNAAN TELEMATIKA UNTUK UKM
Industri :
-. Industri Hardware
-. Industri Software
Perdagangan :
-. Grosir Telematika
-. Eceran Telematika
Jasa / Service :
-. Lembaga Pendidikan (sekolah kejuruan, kursus-kursus)
-. Jasa Multimedia (Warnet, Wartel, Game Center, Penyelenggara VOIP)
-. Internet Service Provider
-. Konsultan Telematika

Ide pemanfaatan tekhnologi di Agmented Reality:
Teknologi komputer yang berkaitan dengan perangkat antar muka komputer (Human Computer Interface) saat ini mengalami kemajuan sangat cepat. Seiring dengan berkembangnya teknologi perangkat keras pengendali tampilan (display controller), yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi dan pengetahuan dalam bentuk visual. Visualisasi sebagai salah satu bagian penting dalam pengembangan aplikasi teknologi informasi diantaranya menyajikan sebuah bentuk gambar berupa  dua dimensi(2D) dan tiga dimensi (3D) yang menggabungkan ke dalam sebuah lingkungan fisik yang nyata  dengan penyebutan  augmented reality.
Perkembangan teknologi augmented reality telah diterapkan dalam beberapa bidang keilmuan seperti pada kedokteran, industri, pembelajaran dan lain sebagainya. augmented reality untuk memvisualisasi benda maya kedunia nyata secara realtime (langsung). Permasalahan yang ada, bagaimana menganalisis proses kerja terjadinya augmented reality dalam memvisualisasikan citra secara realtime pada penerapan aplikasi pembelajaran yang mampu menyelesaikan masalah yang ada.
Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Polri kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor. Surat Izin Mengemudi di Indonesia terdapat dua jenis yaitu: surat izin mengemudi kendaraan bermotor perseorangan, surat izin mengemudi kendaraan bermotor umum.
Dengan latar belakang yang diatas tersebut, penulis ingin membuat augmennted realitytentang objek SIM (Surat Izin Mengemudi) dengan jenis SIM A dan C yang memuat sebuah informasi jenis SIM tersebut dan akan muncul kendaraan bermotor dengan menggunakan aplikasi Unity alasannya yakni para developer sedang menggunakan aplikasi ini atau sedang trend bagi para developer.

Sumber :
  1. http://taskactivity.tumblr.com/post/65671746918/pemanfaatan-dan-arsitektur-telematika
  2. https://aushuria.wordpress.com/2014/11/07/layanan-telematika-di-berbagai-bidang/